fb_img_1480244072637
PHOTO: FB Akun Aksi Mahasiswa

Hi Kawan, seperti yang kamu lihat kemarin, telah terukir sejarah di Indonesia dengan adanya aksi super damai 212 pada tanggal 2 Desember 2016, dengan diadakannya doa bersama para Ulama dan Jamaahnya, Santri, Mujahidin, para warga maupun para pejabat pun menghadiri aksi super damai 212 dengan dilangsungkan juga Sholat Jumat di Monas dan sekitarnya yang dihadiri jutaan umat Muslim yang datang dari berbagai pelosok di Tanah Air.

Tapi tahukah Anda, Sholat Jumat termegah dan terpanjang pernah terjadi pada tahun 1453 dilakukan oleh Sultan Muhammad Al Fath seperti dikutip dari Akun FB AKSI Mahasiswa. Termegah karena sholat itu dilakukan di jalan menuju Konstantinopel dengan jamaah yang membentang sepanjang 4 km dari Pantai Marmara hingga Selat Golden Horn di utara. Sholat jumat tesebut terjadi 1.5 KM di depan benteng Konstantinopel, dalam proses Penaklukan Konstantinopel oleh Sultan yang kemudian mengakhiri sejarah Kekaisaran Byzantium dan menjadi cikal bakal kekhalifahan Usmaniyah.

(Baca juga: Ternyata Penemu Angka Nol Beragama Islam)

Penaklukan Konstantinopel merupakan pembuktian atas kabar gembira “Bisyarah” atau nubuwat yang disampaikan oleh Rasulullah kepada sahabat sahabatnya, bahwa negara adidaya seperti Romawi akan dapat dikalahkan oleh kaum Muslimin.

Abdullah berkata: Ketika kita sedang menulis di sekitar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, beliau ditanya: Dua kota ini manakah yang dibuka lebih dulu: Konstantinopel atau Rumiyah?
Rasul menjawab, “Kota Heraklius dibuka lebih dahulu.” Yaitu: Konstantinopel.
(HR. Ahmad, ad-Darimi, Ibnu Abi Syaibah dan al-Hakim)

Sholat jumat termegah di jalanan, yang menghantar umat membuka lembaran baru nubuwat Rasul dalam penaklukan konstaninopel.

 

HUKUM SHOLAT JUM’AT DI JALAN DAN SEJARAH SHOLAT JUM’AT DALAM PENAKLUKAN KONSTANTINOPEL

Ibnu Abi Syaibah telah meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu:

أَنَّهُمْ كَتَبُوْا إِلَى عُمَرَ يَسْأَلُوْنَهُ عَنِ الْجُمُعَةِ فَكَتَبَ: جَمِّعُوْا حَيْثُمَا كُنْتُمْ.“

Kaum muslimin pernah menulis surat kepada ‘Umar menanyakan tentang shalat Jum’at? Lalu beliau menulis surat kepada mereka (yang isinya): ‘Lakukanlah shalat Jum’at di mana saja kalian berada.’”

Sanad hadits ini shahih, diriwayatkan pula dari Imam Malik, beliau berkata:

كَانَ أَصْحَابُ مُحَمَّدٍ J فِيْ هذِهِ الْمِيَاهِ بَيْنَ مَكَّةَ وَالْمَدِيْنَةِ يُجَمِّعُوْنَ.

“Dahulu para Sahabat Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ada di sekitar perairan ini, antara Makkah dan Madinah mereka melakukan shalat Jum’at.

 

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here