stories

Inilah Sejarah singkat “Pokemon”

Hampir semua gamers tentu tahu Pokemon—franchise milik Nintendo, Creatures Inc., dan Game Freak yang telah menghiasi berbagai jalur media—mulai dari game, kartu, anime, hingga kini menjadi salah satu ikon Nintendo.Pertama kali hadir di konsol portable Game Boy, Pokemon, singkatan dari Pocket Monsters, ternyata merupakan sebuah “produk” modifikasi dari konsep awalnya yang disebut dengan nama Capsule Monsters. Lalu kenapa nama ini akhirnya berubah? Dikutip dari Bulbapedia, berikut adalah beberapa sejarah menarik mengenai masa lalu Pokemon, yang mungkin belum diketahui para gamers.

Pada awalnya, tepatnya tahun 1990, Satoshi Tanjiri mendesain sebuah konsep permainan bernama Capsule Monsters—yang dipresentasikannya kepada Nintendo. Menurut buku Pikachu’s Global Adventure, konsep ini memiliki latar belakang masa kecil Tanjiri ketika ia hobi mengoleksi serangga.Nama Capsule Monsters sendiri terinspirasi dari mesin mainan Jepang, Gashapon, yang identik dengan bentuk kapsul berisi mainan di dalamnya. Sayangnya Tanjiri menemui kesulitan untuk mengembangkan nama ini karena masalah hak cipta—sehingga ia sempat mengganti namanya menjadi CapuMon, baru kemudian menjadi Pocket Monsters.

Sebelum menjadi salah satu franchise yang paling dikenal di dunia, Pocket Monster ternyata sempat beberapa kali ditolak oleh Nintendo. Pada saat itu, perusahaan ini tidak dapat mengerti mengenai konsep dan potensi dari game ini. Tidak menyerah dengan keadaan, Tanjiri dan Pocket Monster-nya akhirnya berhasil mencuri perhatian Shigeru Miyamoto, penemu Donkey Kong dan Super Mario. Di sinilah titik awal Pokemon mulai serius dikembangkan.

Dalam game-nya yang gamers kenal sekarang, terdapat beberapa perubahan dibandingkan konsep awal gameplay-nya dibuat. Pada konsep sebelumnya, gamers tidak perlu bertarung dengan monster liar untuk menangkapnya. Melainkan dengan menaikkan status “Charisma” yang berfungsi untuk membuat monster liar bisa percaya dan mau bergabung dengan gamers. Tidak hanya itu, konsep awal Pokemon juga menghadirkan “pet shop” di mana gamers bisa membeli monster sesuai keinginan—yang pada akhirnya tidak dimasukkan ke dalam versi final saat game ini dirilis. Setelah melalui proses pengembangan selama lima tahun dari 1990 sampai 1995, game Pokemon pertama akhirnya dirilis ke pasar di awal tahun 1996. Bernama Pokemon Red dan Green, game ini langsung laris dalam waktu yang singkat—membuat pihak pengembang segera merilis versi terbarunya, Pokemon Blue—yang juga sangat sukses di pasaran.

Setelah masa-masa ini, Pokemon mulai melebarkan sayapnya ke layar kaca dalam episode anime—yang disebarluaskan sampai ke dataran Amerika. Lebih dari itu, Pokemon juga hadir di berbagai permainan lain seperti card gamepuzzle, hingga casual game—menjadikan franchise ini terus berkembang dan populer hingga sekarang. Lalu, siapa di sini yang punya pengalaman dengan game atau segala hal yang berkaitan dengan Pokemon? Silahkan bagikan  pengalaman menarik kalian di kolom komentar.

Sumber: www.inigame.id

citra nurpahla

Share
Published by
citra nurpahla

Recent Posts

Vitamin Apa yang Cocok di Bulan Puasa? Ini Rekomendasinya!

Ringkasan Rekomendasi Vitamin Untuk menjaga stamina selama puasa, vitamin yang paling dibutuhkan adalah Vitamin B Kompleks (untuk…

1 minggu ago

5 Aplikasi AI Desain Gratis 2026 Pengganti Canva

Mengapa Harus Mencari Alternatif Canva di Tahun 2026? Di tahun 2026, alternatif aplikasi gratis terbaik…

2 minggu ago

Tips Puasa 2026: Strategi Persiapan Ramadan Untuk Gen Z

Hitput.com - Tips puasa 2026 ini cocok untuk Gen Z dan Milenial agar fokus dalam…

1 bulan ago

Rustic Market Sentul: Wisata Hits Ala Eropa Terbaru di Bogor!

Hitput.com - Sentul, Bogor kembali menghadirkan destinasi wisata yang mencuri perhatian. Bagi Anda pecinta suasana…

1 bulan ago

3 Curug di Bogor Paling Hits untuk Healing Melepas Penat

Hitput.com - Healing ke alam kini menjadi kebutuhan krusial untuk memulihkan kesehatan mental dan mencari ketenangan…

1 bulan ago

Manfaat Jalan Kaki 4.000 Langkah Kurangi Risiko Kematian Dini

Hitput.com - Studi terbaru menunjukkan jalan kaki 4.000 langkah sekali seminggu dapat memangkas risiko kematian…

2 bulan ago