Investasi Saham atau Emas, Mana yang Lebih Potensial?

Investasi Saham atau Emas (ilustrasi: pexels.com)

Hitput.comInvestasi saham atau emas, antara keduanya mana yang lebih potensial? Simak terlebih dulu karakteristik kedua instrumen investasi tersebut.

Instrumen investasi memang sangat banyak ragamnya, salah dua yang paling populer adalah investasi saham dan emas. Nah, buat kamu yang berniat melakukan investasi namun bingung memilih antara investasi saham atau emas. Manakah yang sekiranya lebih potensial?

Sebenarnya tidak ada yang lebih potensial atau tidak potensial. Karena ketika kamu memulai investasi pastinya sudah mempunyai tujuan. Apakah untuk mempertahankan nilai aset, apakah untuk mengamankan finansial dari kenaikan inflasi, dan lainnya. Nah, tujuan inilah yang bisa menjadi salah satu penentu instrumen investasi mana yang lebih potensial.

Sebelum mengambil kesimpulan memilih investasi saham atau emas, antara keduanya mana yang lebih potensial? Simak terlebih dulu mengenai karakteristik kedua instrumen investasi tersebut.

Baca Juga: Pilihan Saham Undervalue Layak Dikoleksi Tahun 2023

Karakteristik Investasi Saham

Capital Gain dan Capital Loss

Karakteristik pertama dari investasi saham adalah berkaitan dengan selisih harga antara membeli dan menjual. Terdapat dua istilah yakni capital gain dan capital loss. Capital gain adalah keadaan ketika kamu sebagai investor berhasil menjual saham dengan harga yang lebih tinggi dari nilai beli. Artinya kamu berhasil memperoleh keuntungan.

Sementara capital loss kebalikan dari capital gain, yaitu keadaan ketika kamu sebagai investor menjual saham dengan harga yang lebih rendah dari nilai beli. Artinya kamu mengalami kerugian.

Dividen Saham

Karakter selanjutnya dari investasi saham adalah menerima dividen. Artinya kamu sebagai pemegang saham akan mendapatkan pembagian laba dari perusahaan sesuai dengan saham yang kamu miliki.

Kenaikan Harga yang Cukup Cepat

Dibandingkan dengan emas, nilai saham memiliki progres peningkatan yang lebih cepat. Itulah mengapa instrumen investasi saham lebih cocok buat kamu yang ingin berinvestasi jangka pendek atau jangka menengah.

Akan tetapi ada satu hal yang perlu kamu ketahui, jika dihadapkan pada keadaan krisis, maka nilai saham bisa mengalami penurunan secara drastis. Seperti yang terjadi belum lama ini, ketika wabah virus covid-19 melanda, nilai saham pun “terjun bebas”.

Karakteristik Investasi Emas

Memiliki Ketahanan Terhadap Inflasi

Dalam kurun waktu bertahun-tahun, emas menjadi salah satu instrumen invsetasi yang paling unggul perilah ketahanan terhadap inflasi. Nilai emas setiap tahunnya selalu mengalami kenaikan meski terkadang kenaikannya tidak signifikan. Tetapi untuk tujuan investasi jangka panjang investasi emas berpotensi mendatangkan keuntungan besar.

Baca Juga: Syarat dan Prosedur Bisnis SPBU Pertamina, Minat?

Tingkat Likuiditas Tinggi

Emas memiliki tingkat likuiditas yang tinggi. Maksudnya bagaimana tuh? Maksudnya ketika kamu membeli emas baik itu secara langsung atau tidak langsung (online), kamu tidak akan merasa kesulitan untuk menjualnya lagi. Selain itu nilai jualnya pun tidak mudah goyah, cenderung stabil.

Kenaikan Harga yang Lambat

Seperti yang sudah disinggung di atas bahwa emas ini lebih cocok untuk kamu yang ingin berinvestasi jangka panjang. Karena selain tahan terhadap inflasi, emas juga memiliki karakteristik kenaikan harga yang lambat. Dan sebuah “ironi” dari nilai emas adalah ia cenderung mengalami kenaikan drastis apabila keadaan ekonomi sedang tidak baik.

Jika keadaan ekonomi sedang baik-baik saja, harga dari emas cenderung stabil atau kalaupun ada peningkatan tidak begitu signifikan. Nah, dengan pemberitaan bahwa tahun 2023 akan terjadi inflasi secara global, maka bukan tidak mungkin nilai jual emas akan mengalami peningkatan yang drastis.

Baca Juga: Ini 7 Keuntungan Berbisnis Online di Rumah

Investasi Saham atau Emas yang Lebih Potensial?

Ya, jawabannya tergantung dengan tujuan, jangka waktu dan tingkat risiko investasinya. Untuk kamu yang ingin berinvestasi jangka panjang dan mencari yang “aman”, maka investasi emas bisa lebih menguntungkan. Sementara untuk kamu yang ingin berinvestasi jangka pendek atau menengah dan siap akan risiko, maka investasi saham bisa lebih menguntungkan.

Riska A. Subarkah

Recent Posts

Mencoba Hal Baru dari Nol di Usia 30-an? Ini Kata Penelitian!

Overview: "Tidak ada kata terlambat untuk mencoba hal baru di usia 25, 30, atau 40…

1 hari ago

Cara Samsung Pimpin Tren Mobile Fotografi 2026 dengan On-Device AI

Overview: "Samsung memimpin tren fotografi smartphone 2026 melalui ProVisual Engine dan On-Device AI. Teknologi ini…

3 hari ago

Prompt AI Design Tools: Minimalist Home Office, Transparent Glass Laptop

Hitput.com - Prompt AI design tools Canva: "Minimalist home office, transparent glass laptop, holographic UI,…

2 minggu ago

Prompt ChatGPT AI: Create an Illustration of a Team Celebrating a Milestone

Hitput.com - Prompt ChatGPT AI: "Create an Image illustration of a team celebrating a milestone…

2 minggu ago

Intermittent Fasting: Cara Diet Simpel Untuk Pemula, Efektifkah?

Overview: Intermittent fasting (IF) adalah metode pengaturan pola makan yang fokus pada pembatasan waktu makan…

3 minggu ago

Prompt Gemini AI: Generate an Image of a Foldable Phone on a Wooden Desk

Hitput.com - Prompt Gemini AI: "Generate an image of a foldable phone on a wooden…

3 minggu ago