Hitekphoria: YouTube Meluncurkan Layanan TV Streaming Berlangganan

Jaringan video milik Google ini mengumumkan layanan TV streaming berlangganan yang baru, yaitu YouTube TV. Menawarkan koleksi saluran TV yang ditujukan untuk pelanggan TV kabel yang mereka pikir tagihan TV kabel itu terlalu tinggi.

Robert Kyncl, YouTube’s Chief Business Officer, at the company’s announcement of their new live streaming video service. (Photo: Robert Hanashiro, USAT)

Seperti dikutip via usatoday.com ,biayanya adalah sekitar $35 per bulan, dan 40 saluran termasuk empat jaringan siaran seperti, CBS, NBC, ABC dan Fox, dan saluran kabel lainnya seperti USA, Bravo, MSNBC dan Fox News.

Yang hilang atau tidak ada adalah saluran seperti Turner, termasuk CNN, Cartoon Network dan TNT, jaringan Viacom, termasuk Comedy Central, MTV, VH1, dan Nickelodeon, Scripps (Food Network and Home and Garden) dan HBO. Berbeda dengan layanan seperti Hulu, yang menawarkan kemampuan untuk menonton acara TV dari NBC, ABC dan Fox tanpa iklan, atau layanan All-Access CBS, tetapi YouTube TV akan menampilkan iklan dari semua jaringan tersebut.

Seperti yang telah diumumkan oleh CEO YouTube, Susan Wojcicki mencatat bagaimana era smartphone telah mengubah segalanya “mobile smartphone telah menempatkan TV di tiap saku semua orang,” katanya.

Pemirsa YouTube mencintai TV konten, “tetapi mereka tidak ingin menontonnya dengan pengaturan tradisional atau manual, seperti di ruang tamu hanya untuk menunggu acara favorit mereka. Mereka ingin mengkonsumsi live TV sesuai permintaan.”

Dalam upaya untuk mengambil pemain yang sudah mapan, YouTube menyasar kepada konsumen atau pemirsa yang sebagian kawula muda, sebagai penonton yang milenium yang melakukan loncatan untuk berlangganan bulanan dan menonton jaringan TV.

YouTube adalah layanan video nomor satu, dan kurang lebih 1 miliar jam video ditonton konsumen atau pemirsa setiap hari di seluruh dunia! Itu termasuk video musik, video hewan yang lucu, dll.

YouTube mengatakan layanan ini akan diluncurkan dalam beberapa bulan ke depan. Konsumen diarahkan untuk mendaftar notifikasi tersebut di http://tv.youtube.com .

YouTube TV akan menjadi aplikasi yang berdiri sendiri dan bukan menggantikan atau menukarkan dengan aplikasi saat ini yaitu YouTube Red. Namun, produksi original untuk aplikasi Red akan ditonton di YouTube TV.

norman

Recent Posts

Properti Mewah di Dharmawangsa Milik Putra Keluarga Pemilik Blue Bird Group Kini Sedang Ramai-Ramai Dilelang!

Hitput.com - PT Pusaka Bumi Transportasi (“PT PBT”) merupakan perusahaan yang dimiliki dan dipimpin sebagai…

6 hari ago

Kenapa Orang Tetap Belanja Saat Ekonomi Sulit? Memahami Fenomena Lipstick Effect

Hitput.com - Kondisi keuangan kerap terasa makin menantang. Kenaikan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup…

1 minggu ago

Kenapa Makin Dewasa Rasanya Waktu Berjalan Lebih Cepat?

Hitput.com - "Perasaan baru kemarin tahun baru, kok sekarang sudah mau mendekati akhir tahun lagi."…

2 minggu ago

10 Tren Digital Marketing 2026: Era AI dan Social Search

Hitput.com - Siap hadapi 2026? Pelajari 10 tren digital marketing terbaru, mulai dari AI Overviews,…

3 minggu ago

Pada 24 Juni, PKPU terhadap Mantan Wakil Bupati Pati Saiful Arifin Resmi Diputuskan! Kreditor Minta Penjelasan atas Pembatalan Lelang Hotel Pati

Hitput.com - Kreditor meminta kejelasan atas batalnya pelaksanaan lelang eksekusi aset The Safin Hotel Pati…

3 minggu ago

SKPT Tidak Terbit, KPKNL Jakarta V Batalkan Lelang Eksekusi pada 23 Juni 2026

Hitput.com - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta V membatalkan lelang eksekusi yang…

3 minggu ago