Cara Memanfaatkan Loteng Dirumah

Attic atau biasa dikenal dengan loteng menjadi bagian interior rumah yang paling menarik perhatian. Tetapi, sebagian besar rumah di Indonesia tampaknya masih belum banyak yang menggunakan area ini. Sehingga loteng kerap terlupakan atau hanya difungsikan sebagai tempat penyimpanan barang-barang tak terpakai.

Bagi sebagian orang yang menyukai atau bahkan memiliki jiwa seni tinggi, mereka dapat mengubah peran loteng menjadi sebuah ruangan yang menakjubkan serta nyaman untuk ditempati. Tak jarang, loteng pun disulap menjadi kamar tidur yang cantik, ruang keluarga, spot rahasia atau sarana bermain menyenangkan. Namun, untuk mendesain ruang loteng perlu melewati beberapa tahap. Dikutip dari Balkonie.com, inilah enam poin penting yang wajib diperhatikan saat merancang loteng rumah Anda;

  1. Ketinggian atap. Sebelum merubah loteng menjadi ruang tambahan bagi keluarga, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah ketinggian atap rumah Anda. Pastikan bahwa tinggi langit-langit pada atap loteng memiliki batas kemiringan 50%, atau berada pada ukuran 84 inchi. Hal ini merupakan ukuran standar saat Anda berada di loteng dengan posisi berdiri.
  2. Struktur loteng. Anda harus mengetahui secara detail material struktur yang digunakan, agar nantinya tidak terjadi hal-hal yang merugikan. Karena sudah pasti, loteng akan diisi oleh berbagai macam perabotan sehingga harus kokoh dan kuat.
  3. Suhu ruangan. Jika musim kemarau tiba, suhu loteng bisa menjadi panas. Untuk menyiasatinya, Anda perlu memasang genting berbahan dasar alumunium foilyang mampu memantulkan kembali radiasi panas matahari. Jadi, suhu ruangan akan terasa lebih sejuk meski berada di siang hari.
  4. Pemilihan lantai. Agar loteng terkesan lebih nyaman, Anda dapat menggunakan material lantai yang ringan seperti kayu parket. Jangan lupa melapisinya dengan obat anti rayap agar tidak mudah rusak.
  5. Peletakan jendela. Meletakkan jendela dalam loteng juga perlu perhatian, agar Anda mendapatkan intensitas cahaya yang cukup. Untuk pencahayaan yang lebih baik, penggunaan skylight atau jendela yang ditempatkan pada atap rumah, akan sangat membantu pada area loteng yang gelap.
  6. Akses menuju loteng. Agar tak membahayakan siapapun terutama buah hati Anda, perhatikan juga bagaimana cara menuju loteng dari ruangan lain di rumah.

Sebenarnya ada begitu banyak orang yang memiliki loteng berukuran besar di rumahnya. Hanya saja mereka tak memiliki ide untuk mengubah fungsinya. Akibatnya, loteng dibiarkan menjadi gudang jelek nan kumuh bahkan ruang berkumpul serangga dan tikus. Jika enggan melakukan renovasi atau perbaikan total yang memakan biaya besar, mungkin sudah saatnya Anda berburu rumah baru.

 

Sumber: rumah.com

norman

Recent Posts

Emas 74 Kg Berapa Rupiah? Bisa Beli Rumah hingga Bayar Gaji Ribuan Orang

Hitput Overview: Pertanyaan: Emas 74 kg berapa rupiah? Jawaban Singkat: Berdasarkan harga emas Antam per…

3 minggu ago

Tren Clean Outfit Minimalis: Cara Mudah Tampil Rapih Tanpa Ribet

Hitput Snippet Overview: Tren fashion minimalis atau clean outfit kini makin digandrungi di Indonesia. Menggunakan…

1 bulan ago

Ini 5 Rekomendasi Kuliner Glodok Pancoran yang Wajib Kamu Cobain!

Hitput Snippet Overview: "Glodok Pancoran menawarkan beragam kuliner khas Tionghoa yang wajib dicoba, di antaranya…

1 bulan ago

Dilema Kelas Menengah Indonesia di Tengah Kenaikan Biaya Hidup

Overview: Mengapa kelas menengah di Indonesia merasa semakin tertekan secara finansial? Berdasarkan data BPS dan…

2 bulan ago

Gejala Skoliosis Pada Perempuan yang Sering Terabaikan!

Overview: Apa saja gejala skoliosis pada perempuan yang sering diabaikan? Gejala awal skoliosis sering kali…

2 bulan ago

5 Kuliner Pasar Baru Jakarta Legendaris dan Hidden Gem

Overview: Kawasan Passer Baroe menyimpan deretan kuliner legendaris dan hidden gem yang wajib dicicipi. Berikut…

3 bulan ago