Hitspiratif

Cara Menanam Anggur di Pekarangan Rumah

Cara Menanam Anggur. image: pexels.com

Hitput.com – Anggur merupakan salah satu buah yang disukai banyak orang. Anak kecil, orang dewasa, atau orang tua sekalipun akan dengan mudah menyukai buah ini. Ya, alasannya buah anggur ini memiliki rasa yang enak ditambah lagi dengan manfaat yang banyak.

Selain bisa dikonsumsi secara langsung, buah anggur bisa dikreasikan menjadi aneka makanan atau minuman yang enak. Misalnya dibuat jus, salad atau kue. Dengan begitu makin banyak pilihan agar tidak bosan juga mengkonsumsi anggur.

Nah, berbicara soal anggur kamu bisa menanamnya dengan metode yang sederhana dan tempat menanam yang tidak terlalu luas. Jadi tidak perlu repot-repot beli di pasar, tinggal petik di pekarangan rumah aja. Selain dikonsumsi sendiri bisa juga untuk dijual, karena buah anggur harganya lumayan mahal nih.

Buat kamu yang ingin menanam anggur di sekitaran rumah perlu memperhatikan beberapa halnya dulu. Oleh karenanya simak penjelasan mengenai cara menanam anggur di bawah ini.

Baca Juga: 5 Buah yang Ampuh Menjaga Daya Tahan Tubuh Kita

Tempat untuk Menanam Anggur

Untuk tempatnya sendiri terbilang tidak terlalu rumit ya, cukup memperhatikan beberapa ketentuan berikut.

Pertama, lahan berada di dataran rendah di mana musim kemaraunya lumayan panjang yaitu 4 bulan sampai 7 bulan. Sementara untuk curah hujan kisaran 800 mm pertahunnya, jika lebih dari 800 mm bisa mengganggu pertumbuhan pohon anggur karena mudah terserang hama atau penyakit.

Kedua, hindari lokasi yang yang laju anginnya kencang. Kemudian cari lokasi yang bisa mendapatkan sinar matahari secara langsung, dengan ketentuan suhu udara pada siang hari sekitar 31 derajat celcius dan pada malam hari sekitar 2 derajat celcius. Sementara untuk kelembapan udara sekitar 75% sampai 80%.

Ketiga, kondisi tanah yang subur dan mampu menyerap air, karena tanaman anggur rentan rusak jika tergenang air terus-menerus. Kemudian tanah tempat menanam anggur jangan sampai tingginya lebih dari 1 meter di atas permukaan tanah. Oh iya, kadar pH-nya sekitar 6,5 sampai 7,0 ya.

Baca Juga: Tips Merawat Tanaman Janda Bolong

Proses Penyemaian Bibit Anggur

Jika lokasi untuk menanam anggur sudah cocok, maka selanjutnya kamu lakukan penyemaian. Kenapa harus disemai dulu? Ya biar lebih mudah aja sih proses penanaman anggur selanjutnya.

Oke, langkah penyemaian bisa menggunakan pot ataupun polybag. Silahkan kamu masukkan tanah dan pupuk organik yang sudah dicampur sebelumnya ke dalam pot atau polybag. Jika sudah siap tinggal tanam bibit anggurnya di situ.

Selanjutnya lakukan penyiraman di pagi dan sore setiap harinya, tunggu sampai 2 bulanan sampai tunas baru tumbuh.

Baca Juga: Mengenal Kina, Tanaman Herbal Dengan Segudang Manfaatnya!

Mengelola Tanah untuk Menanam Bibit Anggur

Nah, sembari menunggu penyemaian bibit anggur kamu bisa menyiapkan tanah atau lahan untuk menanam bibit anggur. Ya karena setelah lahannya siap kamu harus mendiamkan lahan tersebut sekitar 2 mingguan agar terkena sinar matahari langsung.

Adapun proses penyiapan lahan tanam dimulai dengan cara pengemburan tanah. Silahkan kamu cangkul lahannya. Kemudian buat gundukkan tanah dengan ketinggian sekitar 50 cm dan lebarnya 150 cm. Kalau panjangnya sih bisa kamu sesuaikan dengan luasnya lahan tanam.

Jangan lupa untuk memberi jarak antar gundukkan dengan lebar sekitar 100 cm, gunanya sebagai saluran air dan untuk menghindari genangan air pada tanaman anggur. Ya untuk mempermudah kamu lewat-lewat juga sih.

Jika gundukkan sudah siap selanjutnya buat lubang-lubang untuk menanam bibit anggur nantinya.

Baca Juga: 15 Tanaman Hias Untuk Meningkatkan Kualitas Udara Dalam Ruangan

Proses Penanaman Bibit

Jika bibit sudah tumbuh daun beberapa helai atau usia sekitar 2 bulan maka bibit sudah siap dipindah ke lahan tanam. Kenapa harus menunggu 2 bulan? Karena bibit anggur sudah memiliki akar yang cukup kuat.

Silahkan tanam bibit di lubang yang sudah tersedia pada gundukkan. Jangan lupa untuk mencampurkan tanah, pasir dan pupuk kandang dengan ketentuan 1:1:2 ya. Pastikan lubang tertutup dengan rapat menggunakan bahan tanam tersebut.

Setelah itu siapkan media rambat kurang lebih sepanjang 2 meteran.

Riska A. Subarkah

Recent Posts

Mencoba Hal Baru dari Nol di Usia 30-an? Ini Kata Penelitian!

Overview: "Tidak ada kata terlambat untuk mencoba hal baru di usia 25, 30, atau 40…

5 hari ago

Cara Samsung Pimpin Tren Mobile Fotografi 2026 dengan On-Device AI

Overview: "Samsung memimpin tren fotografi smartphone 2026 melalui ProVisual Engine dan On-Device AI. Teknologi ini…

7 hari ago

Prompt AI Design Tools: Minimalist Home Office, Transparent Glass Laptop

Hitput.com - Prompt AI design tools Canva: "Minimalist home office, transparent glass laptop, holographic UI,…

3 minggu ago

Prompt ChatGPT AI: Create an Illustration of a Team Celebrating a Milestone

Hitput.com - Prompt ChatGPT AI: "Create an Image illustration of a team celebrating a milestone…

3 minggu ago

Intermittent Fasting: Cara Diet Simpel Untuk Pemula, Efektifkah?

Overview: Intermittent fasting (IF) adalah metode pengaturan pola makan yang fokus pada pembatasan waktu makan…

3 minggu ago

Prompt Gemini AI: Generate an Image of a Foldable Phone on a Wooden Desk

Hitput.com - Prompt Gemini AI: "Generate an image of a foldable phone on a wooden…

3 minggu ago