
Ringkasan Rekomendasi Vitamin
Untuk menjaga stamina selama puasa, vitamin yang paling dibutuhkan adalah Vitamin B Kompleks (untuk energi) dan Vitamin C (untuk daya tahan tubuh). Minumlah vitamin larut air saat Sahur untuk energi seharian, dan vitamin larut lemak (A, D, E) saat Berbuka atau setelah makan besar. Pastikan memilih jenis yang aman bagi lambung jika Anda memiliki riwayat mag.
Hitput.com – Menjalankan ibadah puasa selama 13-14 jam tentu menguras cadangan energi dan cairan tubuh. Agar tetap bugar, produktif, dan tidak mudah mengantuk, asupan vitamin tambahan seringkali diperlukan. Berikut adalah panduan lengkap memilih vitamin yang cocok di bulan puasa.
Jenis Vitamin yang Dibutuhkan Saat Puasa

Secara medis, ada beberapa jenis vitamin dan mineral kunci yang membantu tubuh tetap berfungsi optimal meski tanpa asupan makanan di siang hari:
-
Vitamin B Kompleks (B1, B6, B12): Vitamin agar tidak lemas saaat puasa ini dapat mengubah nutrisi dari makanan sahur menjadi energi cadangan.
-
Vitamin C:Â Menjaga sistem imun agar tidak mudah terserang flu atau batuk.
-
Vitamin D:Â Penting untuk kekebalan tubuh (imunitas) jangka panjang.
-
Zinc:Â Membantu mempercepat pemulihan tubuh dan memperkuat kerja Vitamin C.
-
Zat Besi:Â Mencegah anemia yang sering menjadi penyebab utama pusing saat puasa.
Waktu Terbaik Minum Vitamin: Sahur atau Buka?
Waktu konsumsi sangat menentukan efektivitas penyerapan vitamin dalam tubuh:
-
Saat Sahur: Minumlah Vitamin B Kompleks dan Vitamin C. Vitamin jenis ini larut dalam air dan langsung bekerja memberikan energi serta perlindungan untuk aktivitas di siang hari.
-
Saat Berbuka/Malam: Minumlah Vitamin A, D, E, dan Vitamin K serta Minyak Ikan (Omega-3). Vitamin ini larut dalam lemak, sehingga penyerapannya maksimal jika dikonsumsi setelah Anda makan besar (saat berbuka atau makan malam).
Baca juga: Minum Kopi Saat Puasa, Berbuka Apa Sahur?
Tabel Panduan Waktu Minum Vitamin
| Jenis Vitamin | Waktu Terbaik | Alasan |
| Vitamin B & C | Sahur | Larut dalam air, memberi energi instan untuk aktivitas seharian. |
| Vitamin A, D, E, K | Berbuka / Malam | Larut dalam lemak, diserap lebih baik setelah makan besar. |
| Multivitamin | Sahur / Berbuka | Tergantung kandungan dominannya, namun umumnya aman diminum setelah makan. |
Rekomendasi Merek Vitamin di Bulan Puasa
Seperti dilansir Via Halodoc, berdasarkan kebutuhan dan kondisi tubuh, pilihan vitamin yang cocok di bulan puasa dari beberapa merek yang umum tersedia di apotek:
1. Untuk Stamina & Anti-Lemas
-
Enervon-C:Â Menggabungkan Vitamin C dan B Kompleks. Sangat terjangkau dan efektif.
-
Pharmaton Formula:Â Mengandung Ginseng G115 untuk meningkatkan konsentrasi dan stamina fisik.
2. Untuk Daya Tahan Tubuh (Immune Booster)
-
Redoxon: Vitamin C dosis tinggi + Zinc dalam bentuk effervescent (tablet larut air) yang menyegarkan saat berbuka.
-
Vitalong C: Memiliki teknologi time-release yang melepaskan vitamin secara perlahan selama 12 jam, cocok diminum saat sahur.
3. Aman untuk Lambung (Penderita Maag)
-
Holisticare Ester-C:Â Tidak bersifat asam (pH netral), sehingga nyaman bagi lambung yang kosong selama puasa.
-
Blackmores Buffered C:Â Diformulasikan khusus dengan mineral askorbat agar lebih ringan di pencernaan.
4. Multivitamin Lengkap
-
Renovit:Â Mengandung 25 jenis vitamin dan mineral untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian yang mungkin tidak terpenuhi dari makanan buka/sahur.
Tips Sehat Minum Vitamin Selama Ramadan
-
Jangan Perut Kosong:Â Hindari minum vitamin segera saat azan Maghrib berkumandang. Makanlah takjil terlebih dahulu agar lambung tidak kaget.
-
Cukupi Air Putih:Â Vitamin larut air (B dan C) membutuhkan hidrasi yang cukup untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Pastikan minum 8 gelas air dengan pola 2-4-2.
-
Prioritaskan Makanan Alami:Â Suplemen hanyalah pendamping. Tetap konsumsi kurma, buah segar, dan sayuran hijau saat sahur dan berbuka.
Jadi, kesimpulannya vitamin yang cocok dan terbaik di bulan puasa adalah kombinasi Vitamin B Kompleks untuk energi dan Vitamin C untuk imunitas. Pilihlah merek yang sesuai dengan kondisi lambung Anda dan perhatikan waktu konsumsinya agar manfaatnya terasa maksimal khususnya di 10 hari terakhir Ramadan ini!


