Apakah Cek Resiko Terkena Virus Corona Harus di Rumah Sakit?

cek virus corona
Ilustrasi gambar pengecekan virus corona. Image: Pexels.com

Hitput.com – Sampai saat ini pandemi covid-19 masih menjadi permasalahan global dan belum ditemukan penawarnya, penelitian-penelitian masih terus dilakukan dan diharapkan secepat mungkin mendapat hasil maksimal.

Meskipun demikian, dibeberapa negara angka penyebarannya semakin hari semakin menurun, salah satunya di negara dengan kasus pertama yaitu China. Kebijakan lockdown serta physical distancing yang diterapkan sedikitnya memberikan dampak cukup signifikan dalam menekan angka penyebaran virus.

Di Indonesia sendiri kasus positif covid-19 masih cenderung naik-turun, namun dari segi pasien yang sembuh ada peningkatan yang cukup signifikan. Kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah saat ini baru PSBB (pembatasan sosial berskala besar) belum sampai ke tahap lockdown, hal tersebut karena melihat kondisi sosial masyarakat Indonesia yang kebanyakan dari kelas menengah kebawah.

Efektifkah Kebijakan PSBB?

social distancing
Ilustrasi gambar social distancing dan PSBB. Image: Pexels.com

Dari segi interaksi sosial tentunya tidak seketat kebijakan lockdown, karena masih banyak orang-orang yang melakukan aktivitas sehari-hari seperti bekerja. Namun kembali lagi seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa banyak orang yang harus bekerja demi mencukupi kebutuhan sehari-hari, jika hari itu tak bekerja maka dampaknya keluarga tidak bisa makan.

Selain itu angkutan umum masih beroperasi tetapi jam operasionalnya yang dikurangi, kapasitas penumpangnya pun dibatasi agar tidak ada kerumunan orang banyak.

(Baca juga: Bosan di Rumah? Lakukan Aktifitas Ini Agar Tetap Produktif)

Namun data dari beberapa daerah yang sudah menerapkan kebijakan PSBB ini menunjukkan penurunan kasus yang cukup masif, Jakarta sebagai kota pertama sudah menerapkannya sejak tanggal 10 April 2020 dan akan berlangsung selama 14 hari dengan opsi perpanjangan jika dibutuhkan. Tetapi hasil penerapan dalam rentang waktu 2 minggu ini dinilai masih belum efektif.

Pada akhirnya hingga saat ini kebijakan itu masih diberlakukan, dimasa perpanjangan ini terlihat penyebaran kasus positif covid-19 ada penurunan. Hal tersebut memunculkan harapan akan lebih baik lagi jika kebijakan tetap dilanjutkan sampai kondisi benar-benar kondusif.

Proses Penyebaran Covid-19

covid 19
Ilustrasi gambar covid-19. Image: Pexels.com

Lebih baik mencegah daripada mengobati”, setidaknya kalimat itulah yang bisa diterapkan menghadapi pandemi covid-19 ini. Sampai saat ini penyebaran virus ini diketahui dari droplet atau percikan cairan orang yang sudah terinfeksi seperti batuk dan bersin, itulah yang menjadi alasan adanya himbauan kepada semua orang untuk dirumah saja.

Jika droplet dari pasien positif terhirup oleh orang lain yang masih negatif maka orang ini akan tertular virus, maka dari itu ada himbauan untuk mengggunakan masker terutama saat keluar rumah. Selain menghirup langsung, tangan yang memegang benda bekas percikan droplet pasien covid-19 kemudian belum mencuci dengan sabun lalu menyentuh bagian mata, mulut, atau hidung maka bisa terinfeksi juga.

Maka dari itu, biasakan mencuci tangan terutama setelah berkegiatan diluar rumah ya. Selain itu, buat kamu yang sering belanja online pastikan menyemprot disinfektan terlebih dahulu terhadap paket barang yang sampai, setelah itu jangan lupa untuk mencuci tangan juga.

(Baca juga: Kisah WNI yang Berada di Italia Saat di Lockdown)

Cek Virus Corona Harus ke Rumah Sakit?

cek virus corona di halodoc
Cek resiko terinfeksi virus corona. Image: Halodoc

Di Indonesia sendiri untuk cek terinfeksi covid-19 harus menggunakan rapid test sebagai proses skrening awal dan PCR sebagai test lanjutannya. Namun, jika kamu ingin cek virus corona bisa dengan cara online. Cukup banyak platform yang memfasilitasi, salah satunya adalah halodoc.

cara cek virus corona di Halodoc
Cara cek resiko virus corona di Halodoc. Image: Website Halodoc

Ya, kamu pastinya sudah familiar dengan platform ini. Nah, bagaimana sistem pengecekannya? Nanti kamu tinggal jawab beberapa pertanyaan yang tersedia, pastikan menjawab sejujur-jujurnya ya! Setelah semua pertanyaan terjawab nanti diakhir akan mucul hasil resiko terkena virus corona.

Jadi kamu bisa lihat masuk ke kategori mana nantinya! Jika masuk ke dalam kategori berat – artinya resiko terinfeksi virus tinggi – maka kamu akan di rujuk ke rumah sakit terdekat yang sudah siap menangani pasien covid-19. Prosesnya mudah kan? Cukup dirumah saja dan akses melalui smartphone atau laptop selesai deh.

Oke, itulah ulasan mengenai pandemi covid-19 terutama di Indonesia ini. Intinya kebijakan apapun yang dikeluarkan, tentunya pemerintah mengusahakan yang terbaik bagi rakyatnya, sekarang tinggal kita sebagai warga negara yang baik menaati peraturan tersebut.

Kemudian setelah kamu mengetahui proses penyebaran virus ini lakukanlah upaya-upaya sebaik mungkin seperti penggunaan masker dan hand sanitizer. Manfaatkan juga platform-platform yang menyediakan cek resiko terkena virus corona, dengan begitu kamu tidak memiliki rasa khawatir yang berlebihan apalagi saat menemui salah satu gejala ada di diri kamu.

Jangan mudah melakukan self diagnosa ya! mau bagaimanapun kalau berkaitan dengan kesehatan tidak bisa sembarangan ya!

Leave your vote

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here